-->

Pages

Saturday, 26 August 2017

Senjata Andalan Solusi Masalah Ekonomi

*Ringkasan Tambahan UKBM 1, 2 ☝😎⭐*

Senjata Utama Solusi Masalah Ekonomi :

1. Prinsip Ekonomi.

1.1. Definisi Prinsip Ekonomi

        Prinsip Ekonomi : hal2 pokok/mendasar sebagai pedoman dalam memenuhi kebutuhan.

1.2. Para Pemakai Prinsip Ekonomi :

A. Rumah Tangga Konsumsi (RTK) :

     • Dalam Negeri/Nasional/Domestik

     • Luar Negeri/Internasional/Asing :
       
        ° Bilateral.

        ° Regional.

        ° Antar Regional.

        ° Multilateral.

        ° Internasional :
      
           ^ Negara Non Blok.

           ^ Negara Blok.

B. Rumah Tangga Produksi (RTP)

   • Dalam Negeri/Nasional/Domestik

     • Luar Negeri/Internasional/Asing :
       
        ° Bilateral.

        ° Regional.

        ° Antar Regional.

        ° Multilateral.

        ° Internasional :
      
           ^ Negara Non Blok.

           ^ Negara Blok.

C. Rumah Tangga Distribusi (RTD)

   • Dalam Negeri/Nasional/Domestik

     • Luar Negeri/Internasional/Asing :
       
        ° Bilateral.

        ° Regional.

        ° Antar Regional.

        ° Multilateral.

        ° Internasional :
      
           ^ Negara Non Blok.

           ^ Negara Blok.

D. Rumah Tangga Pemerintah (RTPh)

   • Dalam Negeri/Nasional/Domestik

     • Luar Negeri/Internasional/Asing :
       
        ° Bilateral.

        ° Regional.

        ° Antar Regional.

        ° Multilateral.

        ° Internasional :
      
           ^ Negara Non Blok.

           ^ Negara Blok.

2. Motif Ekonomi.

2.1. Definisi Motif Ekonomi

        Motif ekonomi : alasan utama yg nendorong melakukan pemenuhan kebutuhan.

2.2. Motif Ekonomi Universal

       Semua Pelaku Ekonomi (RTK, RTP, RTD, RTPh sama yakni dalam rangka memenuhi kebutuhan secara layak demi kelangsungan hidup, kepuasan, kemakmuran, kesejahteraan, kebahagiaan Lahir Batin Dunia Achirat bagi PENGANUT AGAMA TERTENTU : ISLAAM & NON ISLAAM.

Menurut versi Kurikulum KTSP maupun Kurikulum 2013, Para Pelaku Ekonomi terdiri dari : RTK, RTP, RTPh, Masyarakat Luar Negeri. Mengacu pada OIKOS & NOMOS, maka lebih pas ada RT. Jadinya RT Masyarakat Luar Negeri. Model ini mengandung arti bahwasanya RTK, RTP & RTPh mendeskripsikan tentang Kegiatan Ekonomi Dalam NegerI/Nasional/Domestik. Sedangkan RTMLN mendeskripsikan kegiatan ekonomi di Luar Negeri/Internasional/Asing.
2.3. Motif Ekonomi Berdasarkan Pelaku Ekonomi.

2.3.1. Motif Ekonomi RTK.

Antara lain :  Beribadah; Menyediakan sumber daya ekonomi/produksi/faktor produksi; Mendapatkan penghasilan layak; Mampu memenuhi kebutuhan secara layak walaupun dg sarana pemuas kebutuhan yg terbatas, Mencapai kekayaan, kemakmuran, kesejahteraan, & kebahagiaan Lahir Batin Dunia Achirat.

2.3.2. Motif Ekonomi RTP.

Antara lain :  Beribadah; Menyediakan barang & jasa Mendapatkan penghasilan layak, Mampu memenuhi kebutuhan secara layak walaupun dg sarana pemuas kebutuhan yg terbatas, Mencapai kekayaan, kemakmuran, kesejahteraan, & kebahagiaan Lahir Batin Dunia Achirat.
2.3.3. Motif Ekonomi RTD.

Antara lain :  Beribadah; Menyalurkan faktor produksi ke RTP; Menyalurkan barang dan jasa dari RTP ke RTK &Pihak Lainnya :RTP Lain, RTD Lain, RTPh. Mendapatkan penghasilan layak, Mampu memenuhi kebutuhan secara layak walaupun dg sarana pemuas kebutuhan yg terbatas, Mencapai kekayaan, kemakmuran, kesejahteraan, & kebahagiaan Lahir Batin Dunia Achirat.
2.3.4. Motif Ekonomi RTPh.

Antara lain :  Beribadah; Mengatur jalan kegiatan ekokomi Masyarakat & segala hal yg diperlukannya sesuai Dasar Ideologi Negara; Mendapatkan penghasilan layak lewat setoran Pajak dari RTK, RTP & RTD; Mampu memenuhi kebutuhan secara layak walaupun dg sarana pemuas kebutuhan yg terbatas, Mencapai kekayaan, kemakmuran, kesejahteraan, & kebahagiaan Lahir Batin Dunia Achirat.
3. Sistem Ekonomi

3.1. Definisi Sistem Ekonomi
Sistem Ekonomi = cara suatu Pemerintah Negara dalam mengatur jalannya kegiatan ekonimi masyarakat sesuai Perkembangan IPTEK & Dasar Ideologi Negara yg diterapkannya.
3.2. Tujuan Sistem Ekonomi

3.3. Manfaat Sistem Ekonomi

3.4. Klasifikasi Jenis Sistem Ekonomi.

       Menurut sudut pandang :

3.4.1. Aplikasi Kemampuan Tingkat IPTEK:

A. Sistem Ekonomi Tradisional/Subsisten (Subsistance = Pas-Pasan).

Intinya diterapkan Prinsip Ekonomi secara tradisional. Hasil yg dicapai serba pas-pasan baik Konsumsi, Produksi, Distribusi & Pemerintahan.

B. Sistem Ekonomi Modern.

Intinya diterapkan Prinsip Ekonomi secara tradisional. Hasil yg dicapai serba pas-pasan baik Konsumsi, Produksi, Distribusi & Pemerintahan.

C. Sistem Ekonomi Global.

Intinya diterapkan Prinsip Ekonomi secara Tradisional, Modern & Global. Hasil yg dicapai bisa lebih dari cukup baik Konsumsi, Produksi, Distribusi & Pemerintahan.

Bahkan untuk Kegiatan Produksi & distribusi lebih ditekankan pada pada peningkatan Ekspor & Impor.

Kelebihannya :

1. Sekelompok Eksportir bertambah tingkat pendapatan & labanya.

2. Devisa Negara bertambah.

3. Pajak yg diterima Pemerintah bertambah dari Sekelompok Eksportir tsb.

Kelemahannya :

1. Kebutuhan rakyat Negeri Sendiri kurang diperhatikan.

2. Bilamana Pihak Domestik tidak siap bersaing dalam Persaingan Global, maka :

• Kebanjiran aneka produk asing dg harga murah.

• Pengusaha Domestik rugi besar dan lama2 jatuh pailit.

• Kemampuan & kemandirian PIHAK DOMESTIK menjadi turun drastis. Terkesan SDM-nya rendah.

3.4.2. Aplikasi Dasar/Falsafah/Ideologi Negara.

A. Sistem Ekonomi ISLAAM.

B. Sistem Ekonomi Liberal/Pasar/Kapitalis.

C. Sistem Ekonomi Sosialis Terpusat/Komando/Totaliter/Proletar.

D. Sistem Ekonomi Sosialis Terpimpin.

E. Sistem Ekonomi Campuran.

    Misalnya : Sistem Ekonomi Pancasila.

4. Politik/Kebijakan Ekonomi :

4.1. Monetary Policy (Politik Keuangan).

A. Sasarannya.

     Mengatur Mata Uang Domestik : Pengadaannya, Pengesahannya, Pengamanan, Lalu Lintas Peredarannya, Pengontrolannya, Pencabutannya, dll.

B. Tujuan :

Menjaga kestabilan & kepercayaan Nilai Mata Uang Domestik di Negeri Sendiri dan saat menghadapi Berbagai Jenis Mata Asing.

C. Jenisnya :

1. Discount Rate Policy.

2. Open Market Policy.

3. Bank Cash Ratio Policy.

4. Reserve Margin Requirement Policy.

5. Devaluation Policy.

6. Revaluation Policy.

7. Monetary Moral Persuasion Policy.

4.2. Fiscal Policy (Politik Perpajakan).

A. Sasarannya.

     Mengatur Perpajakan : Regulasinya, Subyeknya, Objeknya, Allokasinya, Kualitas Petugas Pemungutnya, dll.
  
B. Tujuannya.

     Menjaga kestabilan & kepercayaan pemungutan Pajak & Allokasinya baik Kualitatif maupun Kuantitatif.

C. Jenisnya.

Antara lain :

1. Progressing or Increasing of Budget Policy.

2. Declining or Decreasing of Budget Policy.

3. Tax Intensification Policy.

4. Tax Extensification  Policy.

5. Tax Diversification Policy.

6. Fiscal Moral Persuasion.

4.3. Unmonetary & Unfiscal Policy (Politik Bukan Keuangan & Bukan Perpajakan).

A. Sasarannya.

    Mengatur Non Keuangan & Non Perpajakan.

B. Tujuannya.

    Menjaga kestabilan & kepercayaan di sektor Non Keuangan & Non Pajak baik Kualitatif maupun Kuantitatif.

C. Jenisnya.

     Antara lain :

1. Increasing of Production Policy.

2. Price Differenttation Policy.

3. Maximum Price Policy.

4. Minimum Price Policy.

5. Wage or Salary Policy :

• Constant Wage or Salary Policy.

• Increase Wage or Salary Policy.

• Decrease Wage or Salary Policy.

6. Unmonetary & Unfiscal Moral Persuasion Policy.

Post a Comment

سرعة


Flag Counter