-->

Pages

Tuesday, 25 April 2017

Fungsi Tabungan, MPS, dan APS Pada Fungsi C dan S serta Kaitannya Dengan Y

BAGIAN  VIII


IV. Fungsi Tabungan

  1. Baca langsung di sini.
  2. Cocok ?  
    • Download  dalam  :  PDF,   PPT



NOMOR    1. Definisinya


  • Merupakan hubungan antara besarnya Tabungan dengan besarnya Pendapatan Nasional (Y) setelah dikurangi Konsumsi Nasional (C).
  • Berarti bisa dirumuskan  S = Y - C.


2. Rumusnya


  • Bilamana S = Y - C, maka :
  1. C = a + bY
  2. S = Y - (a + bY) = Y - a - bY, atau
  3. S = -a + (1 - b)Y
  • Jadi rumusnya S = -a + (1 -b)Y
  • Keterangan :
  1. S = Jumlah Tingkat Tabungan Nasional
  2. -a = Jumlah Tingkat pengeluaran Tabungan Nasional pada saat Yo. Disebut juga "Tingkat Tabungan Nasional Otonom atau Asal atau SebelumY Berubah (Yo). -a merupakan Bilangan Konstan dan bertanda Negatif (-) karena Nilainya tergantung pada sisanya Y - C, di mana S = Y - C. Misalnya Y Rp 1.000,00 dan C Rp 800,00, maka S = Y - C = Rp 1.000 - Rp 800  =   Rp 200,00.
  3. 1 - b = Koefisien Perbandingan antara besarnya Perubahan Tabungan (∆ S) dengan besarnya Perubahan Pendapatan Nasional (∆ Y) yang dapat merubah pada Tabungan tersebut, yang biasa disebut dengan MPS (Marginal Propensity to Save = Batas Hasrat Kecenderungan untuk Menabung).
  4. Y =  Pendapatan Nasional


3. Karakateristiknya


  1.  Merupakan hubungan fungsional antara Y, C dengan S.
  2. Nilai Pengeluaran tabungan tergantung pada Nilai Y setelah dikurangi C.
    • Bilamana Y habis untuk C saja berarti tidak ada Tabungan (Dissaving) yakni 0.
    • Bilamana Y sebagian besarnya untuk C, berarti masih ada Tabungan, sehingga MPC  >  MPS  dan  C  atau  MPC cenderung  > S atau MPS.
  3. Bilangan konstannya bernilai/bertanda Negatif (-).
  4. Kurva Fungsi Tabungan berbentuk Garis Lurus dan dapat dicari dengan rumus  S = (APSn - MPSn)Yn + MPS-Y.


4. MPS (Marginal Propensity to Save)
    =  Batas Hasrat Kecenderungan untuk Menabung


  1. Definisinya
    • Merupakan koefisien perbandingan antara besarnya Perubahan S dengan besarnya perubahan Y yang dapat merubah Nilai S tersebut.
  2. Rumusnya
    • MPS = ∆ S/∆ Y
      • ∆ S  = besarnya perubahan So ke S1 yakni S1 - So.
      •  ∆ Y = besarnya perubahan Pendapatan Nasional (Y) yakni Y1 - Yo.
  3. Karakteristiknya
    • Secara umum sama dengan Karakteristik MPC, hanya saja dalam prakteknya, besarnya Nilai S lebih kecil daripada Nilai C, karena kenaikan Y lebih banyak dipakai untuk Kegiatan C. Akibatnya, cenderung Nilai MPS <  MPC.


5. APS  (Average Propensity to Save)
    =  Batas Hasrat Kecenderungan untuk Menabung


  1. Definisinya
    • Merupakan koefisien perbandingan  antara besarnya S pada suatu Tingkat Y dengan besarnya Tingkat Y itu sendiri.
  2. Rumusnya
    • APSn  =  Sn/Yn
  3. Karakteristiknya








 
Post a Comment

سرعة


Flag Counter