-->

Pages

Wednesday, 1 July 2009

Twitter Ubah Perilaku Mention

Kiriman : masenchipz@gmail.com
Posted: 20 May 2009 10:11 PM PDT

Layanan microbloging Twitter pada Selasa lalu mengalami beberapa perubahan pada pengelolaan “mention”, yang langsung saja memancing lolongan olok-olok dari pengguna paling vokal mereka, yang mengatakan perubahan justru mengurangi kemampuan Twitter untuk menemukan orang-orang untuk ‘following’ (mengikuti).
Perusahaan pun mengklarifikasi di sebuah postingan blog jika perilaku diubah karena persoalan teknis, dan mereka berharap pada akhirnya dapat kembali ke fungsi serupa.
Twitter, salah satu layanan jaringan sosial maya, memberikan pengguna kemampuan menyampaikan pesan singkat dalam 140 karakter atau kurang. Layanan ini menjadi popular untuk berbagi informasi dan tautan, dan menjalin hubungan dengan orang yang memiliki ketertarikan serupa, teman, keluarga, atau rekan bisnis.
Twitter juga cukup berbunyi di kalangan pebisnis dunia, terutama pengusaha yang ingin berhubungan antar pribadi dengan pelanggan tanpa harus menggunakan sambungan telepon, situs online, atau layanan chat yang merepotkan.
Sejak Selasa (12/5) komuntas Twitter berkomentar riuh-rendah atas berita jika pengembang Twitter akan cenderung acak merubah “mentions” atau tweets yang menyertakan nama pengguna Twitter seseorang (diawali dengan simbol “@”).
Sistem pembaruan–penghilangan satu opsi preferences (kesukaan) di Twitter–dianggap menghalangi pengguna melihat balasan publik yang dikirimkan oleh teman atau pemiliki akun Twitter lain yang tidak mengikuti
Isu tersebut otomatis mempengaruhi tampilan antar muka Web Twitter dan klien pihak ketiga.
Sebuah blog Twitter langsung memposting penjelasan keputusan tersebut pada Selasa lalu.
“Berdasar pola penggunaan dan umpan balik, kami mempelajari jika mayoritas orang ingin melihat ketika seseorang yang mereka ikuti membalas ke pihak lain yang mereka ikuti pula–itu cara baik untuk tetap berada dalam lingkaran. Hanya saja, menerima bagian satu-pihak lewat kiriman balasan kepada orang-orang yang tidak mengikuti anda, tidak diinginkan banyak pihak. Pembaharuan hari ini menghilangkan opsi tak dinginkan yang membingungkan itu,” begitu bunyi tulisan dalam blog.
Banyak kritikus mengatakan perubahan itu justru membut pengguna Twitter lebih sulit menemukan orang baru atau bisnis yang mereka ingin ikuti.
Sebuah blog milik Marshall Kirkpatrik di ReadWriteWeb telah memberi penjelasan detail perubahan. Menurut opini Marshal itu merupakan bagian perubahan buruk Twitter.
“Ini bukanlah perubahan kecil, ini besar dan buruk. Setting baru menghilangkan kesempatan menguntungkan dari penemuan sosial,” tulis Marshal.
“…Kebijakan Twitter baru ini merusak salah satu aturan mendasar arus aktivitas sosial, yakni saya bisa mengetahui orang baru dengan melihat siapa yang telah melakukan obrolan dengan orang-orang yang telah saya ketahui,”
Twitter pun membela diri. Sejak perubahan itu Twitter memperbarui blognya dengan entri baru berjudul “Whoa, Feedback”, menyantumkan banyak masukkan yang dianggap luar biasa berguna atas perubahan.
“Tim teknisi mengingatkan saya jika ada alasan teknis serius mengapa setting itu harus sepenuhnya dibangun ulan–yang lama tidak akan bertahan lama, meski kami pikir itu dulu adalah yang terbaik yang pernah ada,” demikian punyi postingan dalam blog Twitter.
“Penemuan sosial adalah sesuatu yang mutlak ingin kami dukung,” lanjut tulisan dalam postingan. “Dan Twiter melakukan cara bertukar pikiran untuk menampikan skala cara baru yang mengacu kebutuhan tersebut,”
Namun tidak ada jadwal pasti sampai kapan pengembangan teknologi baru yang telah diumumkan tersebut akan berakhir.
Post a Comment

سرعة


Flag Counter